Nur LogoNur: Waktu Sholat & Al-Quran
Kembali ke Daftar Surah

As-Saffat

الصافات

Barisan-barisan182 Ayat

1

وَٱلصَّـٰٓفَّـٰتِ صَفًّا

Wassaffati saffa

Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf,
2

فَٱلزَّٰجِرَٰتِ زَجْرًا

Fazzajirati zajra

demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh,
3

فَٱلتَّـٰلِيَـٰتِ ذِكْرًا

Fattaliyati thikra

demi (rombongan) yang membacakan peringatan,
4

إِنَّ إِلَـٰهَكُمْ لَوَٰحِدٌ

Inna ilahakum lawahid

sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa.
5

رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ ٱلْمَشَـٰرِقِ

Rabbu assamawati wal-ardiwama baynahuma warabbu almashariq

Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.
6

إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِزِينَةٍ ٱلْكَوَاكِبِ

Inna zayyanna assamaaaddunya bizeenatin alkawakib

Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang.
7

وَحِفْظًا مِّن كُلِّ شَيْطَـٰنٍ مَّارِدٍ

Wahifthan min kulli shaytaninmarid

Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka,
8

لَّا يَسَّمَّعُونَ إِلَى ٱلْمَلَإِ ٱلْأَعْلَىٰ وَيُقْذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبٍ

La yassammaAAoona ila almala-ial-aAAla wayuqthafoona min kulli janib

mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru,
9

دُحُورًا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ وَاصِبٌ

Duhooran walahum AAathabun wasib

untuk mengusir mereka dan mereka akan mendapat azab yang kekal,
10

إِلَّا مَنْ خَطِفَ ٱلْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُۥ شِهَابٌ ثَاقِبٌ

Illa man khatifa alkhatfatafaatbaAAahu shihabun thaqib

kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.
11

فَٱسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَم مَّنْ خَلَقْنَآ ۚ إِنَّا خَلَقْنَـٰهُم مِّن طِينٍ لَّازِبٍۭ

Fastaftihim ahum ashaddu khalqan amman khalaqna inna khalaqnahum min teeninlazib

Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekkah), "Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa1 yang telah Kami ciptakan?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.
12

بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُونَ

Bal AAajibta wayaskharoon

Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau).
13

وَإِذَا ذُكِّرُوا۟ لَا يَذْكُرُونَ

Wa-itha thukkiroo la yathkuroon

Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya.
14

وَإِذَا رَأَوْا۟ ءَايَةً يَسْتَسْخِرُونَ

Wa-itha raaw ayatanyastaskhiroon

Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokan.
15

وَقَالُوٓا۟ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ

Waqaloo in hatha illasihrun mubeen

Dan mereka berkata, "ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
16

أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ

A-itha mitna wakunnaturaban waAAithaman a-innalamabAAoothoon

Apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)?
17

أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ

Awa abaona al-awwaloon

dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)?"
18

قُلْ نَعَمْ وَأَنتُمْ دَٰخِرُونَ

Qul naAAam waantum dakhiroon

Katakanlah (Muhammad), "Ya, dan kamu akan terhina."
19

فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وَٰحِدَةٌ فَإِذَا هُمْ يَنظُرُونَ

Fa-innama hiya zajratun wahidatunfa-itha hum yanthuroon

Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya.
20

وَقَالُوا۟ يَـٰوَيْلَنَا هَـٰذَا يَوْمُ ٱلدِّينِ

Waqaloo ya waylana hathayawmu addeen

Dan mereka berkata, "Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu."
21

هَـٰذَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ

Hatha yawmu alfasli allatheekuntum bihi tukaththiboon

Inilah hari keputusan1 yang dahulu kamu dustakan.
22

۞ ٱحْشُرُوا۟ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ وَأَزْوَٰجَهُمْ وَمَا كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ

Ohshuroo allatheena thalamoowaazwajahum wama kanoo yaAAbudoon

(Diperintahkan kepada malaikat), "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah,
23

مِن دُونِ ٱللَّهِ فَٱهْدُوهُمْ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلْجَحِيمِ

Min dooni Allahi fahdoohum ilasirati aljaheem

selain Allah, lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke nereka.
24

وَقِفُوهُمْ ۖ إِنَّهُم مَّسْـُٔولُونَ

Waqifoohum innahum masooloon

Tahanlah mereka (di tempat perhentian), sesungguhnya mereka akan ditanya,
25

مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُونَ

Ma lakum la tanasaroon

"Mengapa kamu tidak tolong-menolong?"
26

بَلْ هُمُ ٱلْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ

Bal humu alyawma mustaslimoon

Bahkan mereka pada hari itu menyerah (kepada keputusan Allah).
27

وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ

Waaqbala baAAduhum AAala baAAdinyatasaaloon

Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling berbantah-bantahan.
28

قَالُوٓا۟ إِنَّكُمْ كُنتُمْ تَأْتُونَنَا عَنِ ٱلْيَمِينِ

Qaloo innakum kuntum ta/toonanaAAani alyameen

Sesungguhnya (pengikut-pengikut) mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), "Kamulah yang dahulu datang kepada kami dari kanan."1
29

قَالُوا۟ بَل لَّمْ تَكُونُوا۟ مُؤْمِنِينَ

Qaloo bal lam takoonoo mu/mineen

(Pemimpin-pemimpin) mereka menjawab, "(Tidak), bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin,
30

وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُم مِّن سُلْطَـٰنٍۭ ۖ بَلْ كُنتُمْ قَوْمًا طَـٰغِينَ

Wama kana lanaAAalaykum min sultanin bal kuntum qawman tagheen

sedangkan kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamu menjadi kaum yang melampaui batas.
31

فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَآ ۖ إِنَّا لَذَآئِقُونَ

Fahaqqa AAalayna qawlu rabbinainna latha-iqoon

Maka pantas putusan (azab) Tuhan menimpa kita; pasti kita akan merasakan (azab itu).
32

فَأَغْوَيْنَـٰكُمْ إِنَّا كُنَّا غَـٰوِينَ

Faaghwaynakum inna kunnaghaween

Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami sendiri, orang-orang yang sesat."
33

فَإِنَّهُمْ يَوْمَئِذٍ فِى ٱلْعَذَابِ مُشْتَرِكُونَ

Fa-innahum yawma-ithin fee alAAathabimushtarikoon

Maka sesunguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab.
34

إِنَّا كَذَٰلِكَ نَفْعَلُ بِٱلْمُجْرِمِينَ

Inna kathalika nafAAalu bilmujrimeen

Sungguh, demikianlah Kami memperlakukan terhadap orang-orang yang berbuat dosa.
35

إِنَّهُمْ كَانُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَهُمْ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ يَسْتَكْبِرُونَ

Innahum kanoo itha qeela lahumla ilaha illa Allahu yastakbiroon

Sungguh, dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Lā ilāha illallāh" (Tidak ada tuhan selain Allah), mereka menyombongkan diri,
36

وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُوٓا۟ ءَالِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُونٍۭ

Wayaqooloona a-inna latarikoo alihatinalishaAAirin majnoon

dan mereka berkata, "Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila?"
37

بَلْ جَآءَ بِٱلْحَقِّ وَصَدَّقَ ٱلْمُرْسَلِينَ

Bal jaa bilhaqqi wasaddaqaalmursaleen

Padahal dia (Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).
38

إِنَّكُمْ لَذَآئِقُوا۟ ٱلْعَذَابِ ٱلْأَلِيمِ

Innakum latha-iqoo alAAathabial-aleem

Sungguh, kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.
39

وَمَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Wama tujzawna illa makuntum taAAmaloon

Dan kamu tidak diberi balasan melainkan terhadap apa yang telah kamu kerjakan,
40

إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ

Illa AAibada Allahialmukhlaseen

tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa),
41

أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَّعْلُومٌ

Ola-ika lahum rizqun maAAloom

mereka itu memperoleh rezeki yang sudah ditentukan,
42

فَوَٰكِهُ ۖ وَهُم مُّكْرَمُونَ

Fawakihu wahum mukramoon

(yaitu) buah-buahan. Dan mereka orang yang dimuliakan,
43

فِى جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ

Fee jannati annaAAeem

di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan,
44

عَلَىٰ سُرُرٍ مُّتَقَـٰبِلِينَ

AAala sururin mutaqabileen

(mereka duduk) berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.
45

يُطَافُ عَلَيْهِم بِكَأْسٍ مِّن مَّعِينٍۭ

Yutafu AAalayhim bika/sin min maAAeen

Kepada mereka diedarkan gelas (yang berisi air) dari mata air (surga),
46

بَيْضَآءَ لَذَّةٍ لِّلشَّـٰرِبِينَ

Baydaa laththatin lishsharibeen

(warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.
47

لَا فِيهَا غَوْلٌ وَلَا هُمْ عَنْهَا يُنزَفُونَ

La feeha ghawlun walahum AAanha yunzafoon

Tidak ada di dalamnya (unsur) yang memabukkan dan mereka tidak mabuk karenanya.
48

وَعِندَهُمْ قَـٰصِرَٰتُ ٱلطَّرْفِ عِينٌ

WaAAindahum qasiratu attarfiAAeen

Dan di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah, dan membatasi pandangannya,
49

كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَّكْنُونٌ

Kaannahunna baydun maknoon

seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik.
50

فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ

Faaqbala baAAduhum AAala baAAdinyatasaaloon

Lalu mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap.
51

قَالَ قَآئِلٌ مِّنْهُمْ إِنِّى كَانَ لِى قَرِينٌ

Qala qa-ilun minhum innee kanalee qareen

Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman,
52

يَقُولُ أَءِنَّكَ لَمِنَ ٱلْمُصَدِّقِينَ

Yaqoolu a-innaka lamina almusaddiqeen

yang berkata, "Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?
53

أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَدِينُونَ

A-itha mitna wakunnaturaban waAAithaman a-innalamadeenoon

Apabila kita telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?"
54

قَالَ هَلْ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ

Qala hal antum muttaliAAoon

Dia berkata, "Maukah kamu meninjau (temanku itu)?"
55

فَٱطَّلَعَ فَرَءَاهُ فِى سَوَآءِ ٱلْجَحِيمِ

FattalaAAa faraahu feesawa-i aljaheem

Maka dia meninjaunya, lalu dia melihat (teman)nya itu di tengah-tengah neraka yang menyala-nyala.
56

قَالَ تَٱللَّهِ إِن كِدتَّ لَتُرْدِينِ

Qala tallahi in kidtalaturdeen

Dia berkata, "Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku,
57

وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّى لَكُنتُ مِنَ ٱلْمُحْضَرِينَ

Walawla niAAmatu rabbee lakuntu minaalmuhdareen

dan sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka)."
58

أَفَمَا نَحْنُ بِمَيِّتِينَ

Afama nahnu bimayyiteen

Maka apakah kita tidak akan mati?
59

إِلَّا مَوْتَتَنَا ٱلْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ

Illa mawtatana al-oolawama nahnu bimuAAaththabeen

Kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)?"
60

إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ

Inna hatha lahuwa alfawzu alAAatheem

Sungguh, ini benar-benar kemenangan yang agung.
61

لِمِثْلِ هَـٰذَا فَلْيَعْمَلِ ٱلْعَـٰمِلُونَ

Limithli hatha falyaAAmali alAAamiloon

Untuk (kemenangan) serupa ini, hendaklah beramal orang-orang yang mampu beramal.
62

أَذَٰلِكَ خَيْرٌ نُّزُلًا أَمْ شَجَرَةُ ٱلزَّقُّومِ

Athalika khayrun nuzulan am shajaratuazzaqqoom

Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum.
63

إِنَّا جَعَلْنَـٰهَا فِتْنَةً لِّلظَّـٰلِمِينَ

Inna jaAAalnahafitnatan liththalimeen

Sungguh, Kami menjadikannya (pohon zaqqum) sebagai azab bagi orang-orang zalim.
64

إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِىٓ أَصْلِ ٱلْجَحِيمِ

Innaha shajaratun takhruju fee aslialjaheem

Sungguh, itu adalah pohon yang keluar dari dasar neraka Jahim,
65

طَلْعُهَا كَأَنَّهُۥ رُءُوسُ ٱلشَّيَـٰطِينِ

TalAAuha kaannahu ruoosu ashshayateen

mayangnya seperti kepala-kepala setan.
66

فَإِنَّهُمْ لَـَٔاكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِـُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُونَ

Fa-innahum laakiloona minhafamali-oona minha albutoon

Maka sungguh, mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu), dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqqum).
67

ثُمَّ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيمٍ

Thumma inna lahum AAalayha lashawbanmin hameem

Kemudian sungguh, setelah makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.
68

ثُمَّ إِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَإِلَى ٱلْجَحِيمِ

Thumma inna marjiAAahum la-ila aljaheem

Kemudian pasti tempat kembali mereka ke neraka Jahim.
69

إِنَّهُمْ أَلْفَوْا۟ ءَابَآءَهُمْ ضَآلِّينَ

Innahum alfaw abaahum dalleen

Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat,
70

فَهُمْ عَلَىٰٓ ءَاثَـٰرِهِمْ يُهْرَعُونَ

Fahum AAala atharihimyuhraAAoon

lalu mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka.
71

وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ أَكْثَرُ ٱلْأَوَّلِينَ

Walaqad dalla qablahum aktharual-awwaleen

Dan sungguh, sebelum mereka (suku Quraisy), telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu,
72

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا فِيهِم مُّنذِرِينَ

Walaqad arsalna feehim munthireen

dan sungguh, Kami telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka.
73

فَٱنظُرْ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلْمُنذَرِينَ

Fanthur kayfa kanaAAaqibatu almunthareen

Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu,
74

إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ

Illa AAibada Allahialmukhlaseen

kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa).
75

وَلَقَدْ نَادَىٰنَا نُوحٌ فَلَنِعْمَ ٱلْمُجِيبُونَ

Walaqad nadana noohunfalaniAAma almujeeboon

Dan sungguh, Nuh telah berdoa kepada Kami, maka sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa.
76

وَنَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥ مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ

Wanajjaynahu waahlahu mina alkarbialAAatheem

Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar.
77

وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُۥ هُمُ ٱلْبَاقِينَ

WajaAAalna thurriyyatahu humualbaqeen

Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.
78

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ

Watarakna AAalayhi fee al-akhireen

Dan Kami abadikan untuk Nuh (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;
79

سَلَـٰمٌ عَلَىٰ نُوحٍ فِى ٱلْعَـٰلَمِينَ

Salamun AAala noohinfee alAAalameen

"Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di seluruh alam."
80

إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ

Inna kathalika najzee almuhsineen

Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
81

إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ

Innahu min AAibadinaalmu/mineen

Sungguh, dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman.
82

ثُمَّ أَغْرَقْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ

Thumma aghraqna al-akhareen

Kemudian Kami tenggelamkan yang lain.
83

۞ وَإِنَّ مِن شِيعَتِهِۦ لَإِبْرَٰهِيمَ

Wa-inna min sheeAAatihi la-ibraheem

Dan sungguh, Ibrahim termasuk golongannya (Nuh).1
84

إِذْ جَآءَ رَبَّهُۥ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

Ith jaa rabbahu biqalbinsaleem

(Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci,1
85

إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦ مَاذَا تَعْبُدُونَ

Ith qala li-abeehi waqawmihi mathataAAbudoon

(ingatlah) ketika dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah itu?
86

أَئِفْكًا ءَالِهَةً دُونَ ٱللَّهِ تُرِيدُونَ

A-ifkan alihatan doona Allahitureedoon

Apakah kamu menghendaki kebohongan dengan sesembahan selain Allah itu?
87

فَمَا ظَنُّكُم بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Fama thannukum birabbialAAalameen

Maka bagaimana anggapanmu terhadap Tuhan seluruh alam?"
88

فَنَظَرَ نَظْرَةً فِى ٱلنُّجُومِ

Fanathara nathratanfee annujoom

Lalu dia memandang sekilas ke bintang-bintang,
89

فَقَالَ إِنِّى سَقِيمٌ

Faqala innee saqeem

kemudian dia (Ibrahim) berkata, "Sesungguhnya aku sakit."
90

فَتَوَلَّوْا۟ عَنْهُ مُدْبِرِينَ

Fatawallaw AAanhu mudbireen

Lalu mereka berpaling dari dia dan pergi meninggalkannya.
91

فَرَاغَ إِلَىٰٓ ءَالِهَتِهِمْ فَقَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ

Faragha ila alihatihimfaqala ala ta/kuloon

Kemudian dia (Ibrahim) pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka; lalu dia berkata, "Mengapa kamu tidak makan?1
92

مَا لَكُمْ لَا تَنطِقُونَ

Ma lakum la tantiqoon

Mengapa kamu tidak menjawab?"
93

فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبًۢا بِٱلْيَمِينِ

Faragha AAalayhim darban bilyameen

Lalu dihadapinya (berhala-berhala) itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya.
94

فَأَقْبَلُوٓا۟ إِلَيْهِ يَزِفُّونَ

Faaqbaloo ilayhi yaziffoon

Kemudian mereka (kaumnya) datang bergegas kepadanya.
95

قَالَ أَتَعْبُدُونَ مَا تَنْحِتُونَ

Qala ataAAbudoona ma tanhitoon

Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?
96

وَٱللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ

Wallahu khalaqakum wamataAAmaloon

padahal Allah lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat."
97

قَالُوا۟ ٱبْنُوا۟ لَهُۥ بُنْيَـٰنًا فَأَلْقُوهُ فِى ٱلْجَحِيمِ

Qaloo ibnoo lahu bunyananfaalqoohu fee aljaheem

Mereka berkata, "Buatlah bangunan (perapian) untuknya (membakar Ibrahim); lalu lemparkan dia ke dalam api yang menyala-nyala itu."
98

فَأَرَادُوا۟ بِهِۦ كَيْدًا فَجَعَلْنَـٰهُمُ ٱلْأَسْفَلِينَ

Faaradoo bihi kaydan fajaAAalnahumual-asfaleen

Maka mereka bermaksud memperdayainya dengan (membakar)nya, (namun Allah menyelamatkannya), lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang hina.
99

وَقَالَ إِنِّى ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّى سَيَهْدِينِ

Waqala innee thahibun ilarabbee sayahdeen

Dan dia (Ibrahim) berkata, "Sesungguhnya aku harus pergi (menghadap) kepada Tuhanku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.1
100

رَبِّ هَبْ لِى مِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ

Rabbi hablee mina assaliheen

Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang saleh."
101

فَبَشَّرْنَـٰهُ بِغُلَـٰمٍ حَلِيمٍ

Fabashsharnahu bighulamin haleem

Maka Kami beri kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang sangat sabar (Ismail).
102

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعْىَ قَالَ يَـٰبُنَىَّ إِنِّىٓ أَرَىٰ فِى ٱلْمَنَامِ أَنِّىٓ أَذْبَحُكَ فَٱنظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَـٰٓأَبَتِ ٱفْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّـٰبِرِينَ

Falamma balagha maAAahu assaAAyaqala ya bunayya innee ara fee almanamiannee athbahuka fanthur mathatara qala ya abati ifAAal ma tu/marusatajidunee in shaa Allahu mina assabireen

Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka bagaimanakah pendapatmu!" Dia (Ismail) menjawab, "Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insyā Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar."
103

فَلَمَّآ أَسْلَمَا وَتَلَّهُۥ لِلْجَبِينِ

Falamma aslama watallahuliljabeen

Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipisnya, (untuk melaksanakan perintah Allah).
104

وَنَـٰدَيْنَـٰهُ أَن يَـٰٓإِبْرَٰهِيمُ

Wanadaynahu an ya ibraheem

Lalu Kami panggil dia, "Wahai Ibrahim!
105

قَدْ صَدَّقْتَ ٱلرُّءْيَآ ۚ إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ

Qad saddaqta arru/yainna kathalika najzee almuhsineen

Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu."1 Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
106

إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلْبَلَـٰٓؤُا۟ ٱلْمُبِينُ

Inna hatha lahuwa albalaoalmubeen

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
107

وَفَدَيْنَـٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ

Wafadaynahu bithibhinAAatheem

Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.1
108

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ

Watarakna AAalayhi fee al-akhireen

Dan Kami abadikan untuk Ibrahim (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
109

سَلَـٰمٌ عَلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ

Salamun AAala ibraheem

" Selamat sejahtera bagi Ibrahim."
110

كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ

Kathalika najzee almuhsineen

Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
111

إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ

Innahu min AAibadinaalmu/mineen

Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
112

وَبَشَّرْنَـٰهُ بِإِسْحَـٰقَ نَبِيًّا مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ

Wabashsharnahu bi-ishaqanabiyyan mina assaliheen

Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishak seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh.
113

وَبَـٰرَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَىٰٓ إِسْحَـٰقَ ۚ وَمِن ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ مُبِينٌ

Wabarakna AAalayhi waAAalaishaqa wamin thurriyyatihima muhsinunwathalimun linafsihi mubeen

Dan Kami limpahkan keberkahan kepadanya dan kepada Ishak. Dan di antara keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang terang-terangan berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.
114

وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ

Walaqad mananna AAala moosawaharoon

Dan sungguh, Kami telah melimpahkan nikmat kepada Musa dan Harun.
115

وَنَجَّيْنَـٰهُمَا وَقَوْمَهُمَا مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ

Wanajjaynahuma waqawmahumamina alkarbi alAAatheem

Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar,
116

وَنَصَرْنَـٰهُمْ فَكَانُوا۟ هُمُ ٱلْغَـٰلِبِينَ

Wanasarnahum fakanoohumu alghalibeen

dan Kami tolong mereka, sehingga jadilah mereka orang-orang yang menang.
117

وَءَاتَيْنَـٰهُمَا ٱلْكِتَـٰبَ ٱلْمُسْتَبِينَ

Waataynahuma alkitabaalmustabeen

Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab yang sangat jelas,
118

وَهَدَيْنَـٰهُمَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلْمُسْتَقِيمَ

Wahadaynahuma assirataalmustaqeem

dan Kami tunjukkan keduanya jalan yang lurus.
119

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِمَا فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ

Watarakna AAalayhima fee al-akhireen

Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
120

سَلَـٰمٌ عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ

Salamun AAala moosawaharoon

"Selamat sejahtera bagi Musa dan Harun."
121

إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ

Inna kathalika najzee almuhsineen

Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
122

إِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ

Innahuma min AAibadinaalmu/mineen

Sungguh, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
123

وَإِنَّ إِلْيَاسَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ

Wa-inna ilyasa lamina almursaleen

Dan sungguh, Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul.
124

إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ أَلَا تَتَّقُونَ

Ith qala liqawmihi alatattaqoon

(Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
125

أَتَدْعُونَ بَعْلًا وَتَذَرُونَ أَحْسَنَ ٱلْخَـٰلِقِينَ

AtadAAoona baAAlan watatharoona ahsanaalkhaliqeen

Patutkah kamu menyembah Ba'l 1 dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik Pencipta,
126

ٱللَّهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ

Allaha rabbakum warabba aba-ikumual-awwaleen

(yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu?"
127

فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ

Fakaththaboohu fa-innahum lamuhdaroon

Tetapi mereka mendustakannya (Ilyas), maka sungguh, mereka akan diseret (ke neraka),
128

إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ

Illa AAibada Allahialmukhlaseen

kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa).
129

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ

Watarakna AAalayhi fee al-akhireen

Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
130

سَلَـٰمٌ عَلَىٰٓ إِلْ يَاسِينَ

Salamun AAala il yaseen

"selamat sejahtera bagi Ilyas."
131

إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ

Inna kathalika najzee almuhsineen

Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
132

إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ

Innahu min AAibadinaalmu/mineen

Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
133

وَإِنَّ لُوطًا لَّمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ

Wa-inna lootan lamina almursaleen

Dan sungguh, Luṭ benar-benar termasuk salah seorang rasul.
134

إِذْ نَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥٓ أَجْمَعِينَ

Ith najjaynahu waahlahuajmaAAeen

(Ingatlah) ketika Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya semua,
135

إِلَّا عَجُوزًا فِى ٱلْغَـٰبِرِينَ

Illa AAajoozan fee alghabireen

kecuali seorang perempuan tua (istrinya) bersama-sama orang yang tinggal (di kota).
136

ثُمَّ دَمَّرْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ

Thumma dammarna al-akhareen

Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain.1
137

وَإِنَّكُمْ لَتَمُرُّونَ عَلَيْهِم مُّصْبِحِينَ

Wa-innakum latamurroona AAalayhim musbiheen

Dan sesungguhnya kamu (penduduk Mekkah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi,
138

وَبِٱلَّيْلِ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

Wabillayli afala taAAqiloon

dan pada waktu malam. Maka mengapa kamu tidak mengerti?
139

وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ

Wa-inna yoonusa lamina almursaleen

Dan sungguh, Yunus benar-benar termasuk salah seorang rasul,
140

إِذْ أَبَقَ إِلَى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ

Ith abaqa ila alfulki almashhoon

(ingatlah) ketika dia lari,1 ke kapal yang penuh muatan,
141

فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ ٱلْمُدْحَضِينَ

Fasahama fakana mina almudhadeen

kemudian dia ikut diundi1 ternyata dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian).
142

فَٱلْتَقَمَهُ ٱلْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ

Faltaqamahu alhootu wahuwamuleem

Maka dia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.1
143

فَلَوْلَآ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلْمُسَبِّحِينَ

Falawla annahu kana minaalmusabbiheen

Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berzikir (bertasbih) kepada Allah,
144

لَلَبِثَ فِى بَطْنِهِۦٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

Lalabitha fee batnihi ilayawmi yubAAathoon

niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai Hari Berbangkit.
145

۞ فَنَبَذْنَـٰهُ بِٱلْعَرَآءِ وَهُوَ سَقِيمٌ

Fanabathnahu bilAAara-iwahuwa saqeem

Kemudian Kami lemparkan dia ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit.
146

وَأَنۢبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِّن يَقْطِينٍ

Waanbatna AAalayhi shajaratan minyaqteen

Kemudian untuk dia Kami tumbuhkan sebatang pohon dari jenis labu.
147

وَأَرْسَلْنَـٰهُ إِلَىٰ مِا۟ئَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ

Waarsalnahu ila mi-ati alfinaw yazeedoon

Dan Kami utus dia kepada seratus ribu (orang) atau lebih,
148

فَـَٔامَنُوا۟ فَمَتَّعْنَـٰهُمْ إِلَىٰ حِينٍ

Faamanoo famattaAAnahum ilaheen

sehingga mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu.
149

فَٱسْتَفْتِهِمْ أَلِرَبِّكَ ٱلْبَنَاتُ وَلَهُمُ ٱلْبَنُونَ

Fastaftihim alirabbika albanatuwalahumu albanoon

Maka tanyakanlah (Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekkah), "Apakah anak-anak perempuan itu untuk Tuhanmu sedangkan untuk mereka anak laki-laki?1
150

أَمْ خَلَقْنَا ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ إِنَـٰثًا وَهُمْ شَـٰهِدُونَ

Am khalaqna almala-ikata inathanwahum shahidoon

atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan sedangkan mereka menyaksikan(nya)?
151

أَلَآ إِنَّهُم مِّنْ إِفْكِهِمْ لَيَقُولُونَ

Ala innahum min ifkihim layaqooloon

Ingatlah, sesungguhnya di antara kebohongannya mereka benar-benar mengatakan,
152

وَلَدَ ٱللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَـٰذِبُونَ

Walada Allahu wa-innahum lakathiboon

"Allah mempunyai anak." Dan sungguh, mereka benar-benar pendusta,
153

أَصْطَفَى ٱلْبَنَاتِ عَلَى ٱلْبَنِينَ

Astafa albanati AAalaalbaneen

apakah Dia (Allah) memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki?
154

مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ

Ma lakum kayfa tahkumoon

Mengapa kamu ini? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan?
155

أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

Afala tathakkaroon

Maka mengapa kamu tidak memikirkan?
156

أَمْ لَكُمْ سُلْطَـٰنٌ مُّبِينٌ

Am lakum sultanun mubeen

Ataukah kamu mempunyai bukti yang jelas?
157

فَأْتُوا۟ بِكِتَـٰبِكُمْ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ

Fa/too bikitabikum in kuntum sadiqeen

(kalau begitu) maka bawalah kitabmu jika kamu orang yang benar.
158

وَجَعَلُوا۟ بَيْنَهُۥ وَبَيْنَ ٱلْجِنَّةِ نَسَبًا ۚ وَلَقَدْ عَلِمَتِ ٱلْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ

WajaAAaloo baynahu wabayna aljinnatinasaban walaqad AAalimati aljinnatu innahum lamuhdaroon

Dan mereka mengadakan (hubungan) nasab (keluarga) antara Dia (Allah) dan jin. Dan sungguh, jin telah mengetahui bahwa mereka pasti akan diseret (ke neraka),
159

سُبْحَـٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ

Subhana Allahi AAammayasifoon

Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan,
160

إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ

Illa AAibada Allahialmukhlaseen

kecuali hamba-hamba Allah1 yang disucikan (dari dosa).
161

فَإِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ

Fa-innakum wama taAAbudoon

Maka sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah itu,
162

مَآ أَنتُمْ عَلَيْهِ بِفَـٰتِنِينَ

Ma antum AAalayhi bifatineen

tidak akan dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,
163

إِلَّا مَنْ هُوَ صَالِ ٱلْجَحِيمِ

Illa man huwa sali aljaheem

kecuali orang-orang yang akan masuk ke neraka Jahim.
164

وَمَا مِنَّآ إِلَّا لَهُۥ مَقَامٌ مَّعْلُومٌ

Wama minna illa lahumaqamun maAAloom

Dan tidak satu pun di antara kami (malaikat) melainkan masing-masing mempunyai kedudukan tertentu,
165

وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلصَّآفُّونَ

Wa-inna lanahnu assaffoon

dan sesungguhnya kami selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah).
166

وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلْمُسَبِّحُونَ

Wa-inna lanahnu almusabbihoon

Dan sungguh, kami benar-benar terus bertasbih (kepada Allah).
167

وَإِن كَانُوا۟ لَيَقُولُونَ

Wa-in kanoo layaqooloon

Dan sesungguhnya mereka (orang kafir Mekkah) benar-benar pernah berkata,
168

لَوْ أَنَّ عِندَنَا ذِكْرًا مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ

Law anna AAindana thikranmina al-awwaleen

"Sekiranya di sisi kami ada suatu kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu,
169

لَكُنَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ

Lakunna AAibada Allahialmukhlaseen

tentu kami akan menjadi hamba Allah yang disucikan (dari dosa)."
170

فَكَفَرُوا۟ بِهِۦ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

Fakafaroo bihi fasawfa yaAAlamoon

Tetapi ternyata mereka mengingkarinya (Alquran); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).
171

وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا ٱلْمُرْسَلِينَ

Walaqad sabaqat kalimatuna liAAibadinaalmursaleen

Dan sungguh, janji Kami telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul,
172

إِنَّهُمْ لَهُمُ ٱلْمَنصُورُونَ

Innahum lahumu almansooroon

(yaitu) mereka itu pasti akan mendapat pertolongan.
173

وَإِنَّ جُندَنَا لَهُمُ ٱلْغَـٰلِبُونَ

Wa-inna jundana lahumu alghaliboon

Dan sesungguhnya bala tentara Kami1 itulah yang pasti menang.
174

فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍ

Fatawalla AAanhum hatta heen

Maka berpalinglah engkau (Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu,1
175

وَأَبْصِرْهُمْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ

Waabsirhum fasawfa yubsiroon

dan perlihatkanlah kepada mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).
176

أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ

AfabiAAathabina yastaAAjiloon

Maka apakah mereka meminta agar azab Kami disegerakan?
177

فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَآءَ صَبَاحُ ٱلْمُنذَرِينَ

Fa-itha nazala bisahatihimfasaa sabahu almunthareen

Maka apabila (siksaan) itu turun di halaman mereka, maka sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan.1
178

وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍ

Watawalla AAanhum hatta heen

Dan berpalinglah engkau dari mereka sampai waktu tertentu.
179

وَأَبْصِرْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ

Waabsir fasawfa yubsiroon

Dan perlihatkanlah, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).
180

سُبْحَـٰنَ رَبِّكَ رَبِّ ٱلْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ

Subhana rabbika rabbi alAAizzatiAAamma yasifoon

Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang Mahaperkasa dari sifat yang mereka katakan.
181

وَسَلَـٰمٌ عَلَى ٱلْمُرْسَلِينَ

Wasalamun AAala almursaleen

Dan selamat sejahtera bagi para rasul.
182

وَٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Walhamdu lillahirabbi alAAalameen

Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.
Terjemahan oleh: Indonesian Ministry